There’s Something About Mary

The day has come finally! Mary is arrived! Akhirnya Mary Bethania Nauli Napitupulu telah lahir dengan selamat berkat Tuhan yang begitu baik. Dan menjadi seorang ibu baru benar – benar terasa selama beberapa hari ini, senangnya, bangganya, terharunya, dan juga ada sedih dan sakit serta capeknya. Benar – benar suatu perjuangan buat saya sekalipun melahirkan saecar, untuk masa pemulihannya, bahkan untuk berdiri dan berjalan di hari kedua itu cukup menyakitkan. Puji syukur untuk suami yang bukan hanya siaga tapi selalu menemani pasca melahirkan, menginap di rumah sakit dan membantu saya bangkit dari tempat tidur dan berjalan lagi sehingga hari ketiga sudah bisa pulang. Namun ternyata menjadi ibu baru perjuangannya tidak berhenti disitu saja, sepulangnya dari rumah sakit saya flu batuk dan demam, belum lagi menanggung sakit jahitan yang belum juga hilang plus harus memberi asi dan merawat Mary. Syukurnya ibu juga sangat membantu merawat Mary. Namun karena asi saya yang memang masih sangat sedikit, padahal sudah massage, makan katuk, buah, tetap saja sedikit, belum lagi matahari tudak muncul dalam beberapa hari, jadi Mary dinyatakan kuning, karena bilirubin lumayan tinggi, sehingga harus dirawat beberapa hari di sinar di rumah sakit. Hari saya seperti dirobek – robek, lebih sakit dari patah hati ditinggal pacar dulu, atau ditinggal suami kerja ke luar kota. Jadi saya pasrah sama Tuhan saja melepaskan Mary kembali ke rumah sakit, dan sementara di rumah saya masih berjuang dengan pompa asi dan demam flu batuk yang belum juga sembuh. Akhirnya setelah 3 hari ini, mungkin karena melihat Mary yang semakin membaik dan besok akan pulang, saya bisa lebih sehat sekarang. Barulah sekarang terasa betapa perjuangan seorang ibu, melepaskan ego, kepentingan diri sendiri demi anaknya, apapun rasanya ingin diberikan untuk kebahagiaan anaknya. It’s been an amazing days, saya terus bersyukur akan kebaikan Tuhan, apapun itu keadaannya pasti ada maksud baik Tuhan, untuk kebaikan kita. Mungkin tidak semua wanita bisa menjadi ibu terbaik, we all learn, dan proses semua orang tidak sama, but I will love to learn to be a good mother for Mary..

20130225-224555.jpg

20130225-224709.jpg

20130225-224739.jpg

20130225-224906.jpg

Ngeblog Lewat Smartphone

Setelah beberapa bulan hamil,saya mulai merasa ‘berat’ dan sedikit bosan menggunakan tablet yang cukup lebar itu,sementara tablet yang saya gunakan juga tidak memakai sim card, susahnya kalau keluar rumah mesti cari wifi sana sini,tidak efektif.

Jadi saya memutuskan untuk menjualnya dan mengganti dengan smartphone yang lebih ringan,dengan layar cukup dan tentunya yang tetap bisa buat ngeblog. Karena saya pikir setelah hamil di akhir trimester dan kelahiran, saya ingin tetap menulis menggunakan media yang ringan dan tidak ribet seperti menggunakan tablet atau laptop. Jadilah saya meyakinkan diri untuk membeli sebuah smartphone yang buat saya cukup mahal, namun it’s trully worthed. Saya puas sekali bisa ngeblog dengan smartphone ini,yang pertama karena aplikasi wordpress bisa di install gratis dan foto-foto yang ingin saya post juga bisa di upload dengan baik. Kedua, dengan dua jari saja bisa ngeblog, itu sungguh praktis dan bisa kapan saja dan dimana saja, bahkan di wc :p
Kalau ada kata-kata atau tulisan yang menginspirasi juga bisa kita tulis dulu di notes atau sms draft,tinggal kita simpan dan edit ketika ingin di posting.
Tips saya dalam memilih smartphone untuk ngeblog mungkin kapasitas data dan kecepatan prosesor versi smartphone-nya yang tentunya akan membuat aktifitas ngeblog anda jadi memuaskan. Happy blogging!

My life through Iphone lately:

20130116-132257.jpg
Working on deadlines before taking a leave

20130116-132349.jpg
We’re crazy about tutut :D

20130116-132432.jpg
Making lasagna for order :p

20130116-132529.jpg
Someone is doing sport :p

20130116-132607.jpg
Making nursery room for the baby

20130116-132644.jpg
Surat cinta

20130116-132715.jpg
Another culinary delight!

Tips Kehamilan: My First Pregnancy

Bagi sebagian besar wanita, kehamilan merupakan saat yang dinantikan ketika sudah menikah. Walaupun banyak juga yang ingin menunda kehamilan dan menikmati waktu setahun atau dua tahun pertama pernikahan tanpa kehadiran seorang anak.
Well, itu tergantung keinginan masing-masing, dan saya sendiri secara tudak disengaja mengalami setahun yang kosong tanpa anak, dan jujur sangat menikmatinya :)
Dan ketika kehamilan itu tiba saya pun sungguh sangat menikmati lebih lagi, terutama di semester kedua kehamilan, yang menurut orang banyak itu semester bulan madu. Nah, berikut ini ada beberapa hal yang saya temukan, persiapkan dan nikmati selama kehamilan pertama saya, semoga bisa menjadi inspirasi bagi para wanita yang sedang menantikan kehamilan ataupun sedang hamil.

1. Bersyukur. Ya, hal pertama yang selayaknya dilakukan wanita yang hamil atau menantikan kehamilan adalah bersyukur. Walau dalam kondisi apapun kehamilan anda karena banyak orang yang ingin hamil tapi tidak bisa, dan banyak yang sudah lama menantikan kehamilan akhirnya hamil juga, setelah banyak bersyukur, jadi brrsyukurlah :)

2. Investasi (cukup banyak) baju tidur atau daster tepatnya! Kenapa saya bilang begitu? Karena percayalah semakin besar kehamilan anda, semakin panas suhu tubuh dan cukup sesak, daster (yang cute, bahan kaos tipis, tidak panjang) akan membuat tubuh kita lebih gampang ‘bernafas’, daripada piyama dengan celana panjang, apalagi setelah seharian bekerja.

20130107-085959.jpg

3. Lupakan make up (tebal) tapi tidak semuanya. Kehamilan justru akan memancarkan kecantikan inner beauty seorang wanita lho! Memang tidak bisa memakai make up tebal dengan foundation dan lain sebagainya seperti dulu, tapi lipstick, lip gloss, lip balm dan pensil alis menurut saya hal yang penting juga untuk penampilan ibu hamil. Kebayang ya dengan perut besar (dan yang lain-lainnya membesar) lalu anda keluar rumah dengan rambut acak-acakan, muka pucat, terus diomongin orang lagi, malah bikin bete diri sendiri lho. Ingat kata Carrie Bradshaw, to fall in love with yourself first. Kalau jatuh cinta pasti bakal tampil cantik kan :)

4. Love your body curves even more! Jangan malu dengan tubuh anda yang membesar dan curvy dimana-mana. Embrace it and show it, saya tetap pakai baju yang tidak terlalu gombrong-gombrong. Tips saya pilih baju biasa tapi yang ukuran lebih besar 1 size, dan loose top, daripada ‘baju hamil’ (yang menunjukkan anda hamil banget gitu hehe). Jadi baju kita tetap menunjukkan lekukan tubuh, yang penting nyaman dan tidak ‘bitchy’ ya :p

5. Memakai body oil instead of body lotion. Yang satu ini perlu untuk tetap menjaga kelembapan kulit, investasi ke body oil yang all in one, selain menjaga kelembaban, juga aman bagi bayi dan menghindari stretch mark. My best find is L’Occitane almond oil.

20130107-091436.jpg

6. Babycentre.org is my best pregnancy watcher! Selama kehamilan dari awal saya sudah mendaftarkan kehamilan saya di babycentre ini. Tiap minggu saya akan dikirim email mengenai perkembangan kehamilan, video-video perkembangan bayi di dalam perut saya per semester kehamilan, juga sampai video melahirkan, operasi, bagaimana memandikan bayi, memberikan asi, menidurkan bayi untuk pertama kalinya.

7. A holiday break is a must! Di awal 3 bulan kehamilan saya merasakan kelelahan dan pegal, mual yang lumayan mengganggu aktifitas sehari-hari (mungkin dialami sebagian besar wanita hamil pada umumnya). Dan ketika memasuki semester kedua, di bulan ke empat saya mengalami kebosanan luar biasa karena selama 3 bulan ‘malas’ kemana – mana, badan sakit semua. Sampai akhirnya di bulan ke empat ketika badan mulai enakan (tidak pegal, nafsu makan kembali seperti biasa, mual semakin hilang) suami dengan baiknya mengajak saya liburan. Wah saat itu saya benar-benar menikmatinya dan seperti angin segar bagi masa kehamilan saya. Saya menganjurkan untuk mengambil liburan selama kehamilan anda, tidak perlu terlalu lama dan jauh, yang penting anda bisa menikmati santai, makan enak, suasana segar, karena nantinya setelah punya bayi, yakin deh liburan mungkin akan ditunda sampai beberapa bulan dulu :p

8. Buku pintar dan check list. Bingung apa saja yang harus dibeli dan dipersiapkan ketika anda hamil dan menyambut kelahiran bayi? Dua buku pintar ini menurut saya cukup membantu lho! Tidak terlalu mahal dan bisa didapat di toko buku online juga :)

20130107-092702.jpg

9. Read your baby a story, song and sing to her/him! Di bulan ke enam, bayi sudah bisa mendengar anda dan sekeliling anda. Bacakan buku, kitab suci, lagu-lagu, bahkan berbicara dengannya dan bernyanyilah untuknya :) Saya sering melakukan hal – hal tersebut dan selalu senang melihat responnya dengan menendang atau bergerak-gerak di perut saya. Ini juga salah satu building a bonding between you and your baby. Jadi ketika lahir nanti dia akan terbiasa dan tahu suara anda dan juga suami serta keluarga anda.

20130107-093444.jpg

10. Cuti kehamilan. Di bulan ke 8 ini saya sudah merasa cukup ‘berat’ membawa tubuh saya kemana-mana, karena di akhir semester ini pertumbuhan bayi semakin pesat dan juga perkembangan berat badan ibu hamilnya (saya sudah naik 13 kilo :p). Kalau saya sendiri akan mengambil cuti sebelum dan sesudah kehamilan dari pekerjaan saya. Kenapa? Karena di masa akhir semester ini saya sendiri merasa perlu relax dengan diri saya, tidak dipusingkan dengan pekerjaan ini itu (menurut penelitian, ibu hamil yang kelelahan dan kurang tidur di masa akhir kehamilan akan mengalami waktu yang lebih lama ketika melahirkan secara normal). Banyak berdoa, ber-olahraga (saya sarankan berenang,karena ini sangat aman dan menyenangkan), mengatur kamar dan perlengkapan bayi, have the last ‘me time’ (kalau nanti sudah ada bayi susah lho punya me time), juga bisa potong rambut, manicur serta pedicur yang sangat susah dilakukan sendiri di akhir kehamilan :)

11. Take your maternity pictures! Dan yang terakhir, jangan lupa abadikan foto kehamilan anda bersama pasangan. Selain bisa jadi kenangan yang indah, juga buat bahan cerita ke anak cucu nanti :)

Well those are my kind of versions of pregnancy tips! Mungkin simple saja namun buat saya cukup penting di masa kehamilan ini, selain juga menjaga makanan yang boleh dan tidak boleh, seks selama kehamilan, ASI, dan hal parenting lainnya bisa anda cari di internet, hal-hal tersebut juga penting diketahui. Jadi, semoga anda ter-inspirasi and keep being healthy,chic and smart mommy ya! :)

20130107-094812.jpg

Her Name Is Mary

Tidak terasa kehamilan saya sudah 31 minggu dan mendekati due date yaitu bulan Februari 2013 nanti. Thank God semuanya baik, walaupun nantinya bakal operasi karena minus mata saya yang cukup tinggi. Gerakan dalam perut juga sangat aktif di akhir semester ini, dan puji Tuhan kepala bayi sudah berada di bawah, untuk kelahiran normal itu sangat penting, ya walaupun nanti di operasi tetap saja akan membantu kelahiran, semoga.

Ohya, namanya Mary. Saya mendapat nama ini di bulan ketiga kehamilan ketika sedang membaca kisah Maria Betania atau dalam bahasa Inggris ‘Mary of Bethany’ dalam Alkitab. Diceritakan bahwa Mary ini suka duduk di kaki Yesus dan mendengarkan Yesus bercerita. Tapi yang memukau saya adalah ketika Mary mengurapi kaki Yesus dengan minyak yang sangat mahal harganya. Menurut Mike Bickle, salah satu pengkotbah yang meneliti tentang harga minyak yang dipakai Mary, harganya sekitar 200 juta rupiah kalau untuk sekarang. Dan saat itu Mary hanya berusia sekitar 20 tahun-an. Diperkirakan Mary memiliki uang sebanyak itu dikumpulkan sepanjang hidupnya sejak muda dan itu adalah pegangan hidupnya untuk masa depannya. Jadi Mary saat itu memberikan masa lalu dan masa depannya hanya untuk mengurapi kaki Yesus. I was amazed and just stunned of how a young girl could devote herself like that to Jesus. It was truly an extravagant worship. Dengan kisah itu berlanjut dengan pengorbanan Yesus di kayu salib, dan bau minyak yang dipecahkan dari buli – buli Mary mengikuti Yesus, juga mengikuti Mary, bau wangi mereka sama dan membuat orang mengenali Yesus ketika bertemu dengan Mary. Nama itu kemudian muncul dengan keraguan apakah nanti bayi yang saya kandung benar – benar perempuan? Namun nama itu saya terus simpan dalam hati. Dan, ternyata akhirnya benar di saat usg di bulan ke enam, dokter menyatakan bahwa anak yang saya kandung adalah perempuan. Itu meyakinkan saya kembali untuk memberikan nama Mary kepadanya, to this very young girl, in hope and prayers that she could devote herself to Jesus from her early years of life, can’t wait to see you, Mary.

20130102-065854.jpg

Review Red Velvet Cake by Glosis Bandung

Sudah lama banget ga posting, pagi ini pengen share tentang Red Velvet cake dari Cafe Glosis Bandung. I think i really like this one better than Ny.Liem, and the bakery shop/cafe in Jl.Riau Bandung (which I forgot the name :p) yang sebenarnya enak juga but a bit too sweet for me. Apalagi yang Ny.Liem, that is wayyy to sweet :p plus the macaroons (oh Lord!). Nah kalau bikinan Glosis ini nggak terlalu manis dan tekstur cake nya creamy,a bit fresh sour,dan cream cheese nya pas juga.
So, bagi pecinta Red Velvet cake, bisa coba deh cake satu ini di Glosis (Jalan Hegarmanah).

20121223-065600.jpg